Yang terbaik bagiMu

Kis 3:1-10
Mzm 105:1-4,6-9
Luk 24:13-35


Yang Terbaik BagiMu

Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!
- Kis 3:6

Karena kerinduan yang besar, hingga menjelang kelulusan saya tetap ingin terlibat dalam persekutuan doa kampus. Persekutuan doa ini memang tempat yang mengajarkan saya tentang banyak hal, termasuk kebaikan Tuhan. Jadi rasanya saya tak rela meninggalkan persekutuan ini. Tapi pada akhirnya saya pun tak bisa lagi aktif di persekutuan kampus karena telah lulus dan harus bekerja.
Saat sedang menyusun skripsi, waktu saya banyak tersita. Sangat sulit mencari waktu untuk aktif lagi melayani di persekutuan kampus. Padahal itulah kerinduan terbesar saya saat itu. Tapi karena rasa cinta yang luar biasa pada persekutuan dan terlebih pada Tuhan, saya mengusahakan untuk tetap datang ke persekutuan. Meskipun menjadi umat, ada satu kepuasan yang saya rasakan. Saya tetap bisa menyapa umat yang hadir. Saat itu saya berkata dalam hati, ”Tuhan, untuk saat ini hanya ini yang bisa kulakukan. Tapi ini yang terbaik yang aku miliki sekarang.”
Seperti kata Petrus dalam bacaan hari ini, kita tak harus memiliki emas berlimpah untuk dapat melayani Tuhan. Apapun yang kita miliki saat ini, dapat kita gunakan untuk menyenangkanNya. Lakukan dan berikan yang terbaik untuk Dia. (Ve)


Apa yang telah kita berikan untuk Tuhan?


13 Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem,
14 dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.
15 Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.
16 Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.
17 Yesus berkata kepada mereka: ''Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?'' Maka berhentilah mereka dengan muka muram.
18 Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: ''Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?''
19 Kata-Nya kepada mereka: ''Apakah itu?'' Jawab mereka: ''Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.
20 Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya.
21 Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.
22 Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur,
23 dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup.
24 Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat.''
25 Lalu Ia berkata kepada mereka: ''Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!
26 Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?''
27 Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.
28 Mereka mendekati kampung yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya.
29 Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya: ''Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam.'' Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.
30 Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
31 Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
32 Kata mereka seorang kepada yang lain: ''Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?''
33 Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.
34 Kata mereka itu: ''Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon.''
35 Lalu kedua orang itu pun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.

Memakai topeng

Yes 50:4-9a
Mzm 69:8-10,21-22,31,33-34
Mat 26:14-25


Memakai Topeng

Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya:
''Bukan aku, ya Rabi?” - Mat 26:25

Saya bertanya-tanya mengapa kata-kata Yudas di atas dicatat dalam Alkitab. Mungkin untuk mengingatkan kita semua, karena sebagai manusia kita pintar bersandiwara. Kita memakai topeng di hadapan orang lain.
Kita memakai topeng keramahan ketika bertemu orang-orang penting. Mungkin dalam hati kita tidak menyukai mereka. Tapi karena mereka atasan kita, maka kita memakai topeng keramahan. Beberapa orang bahkan memakai topeng 'mencari
muka'. Kita memakai topeng persahabatan di depan beberapa teman. Padahal mungkin di belakang mereka, kita membicarakan kekurangan mereka. Bahkan mungkin mengajak orang ikut menjelekkan mereka.
Sayangnya, di hadapan Allah yang Maha Tahu, kita sering lupa melepaskan topeng kita. Kita mengenakan topeng 'anak baik'. Padahal dalam hidup sehari-hari, enggan bertobat dari dosa dan mengubah cara hidup yang tidak berkenan di mata Tuhan. Apakah Tuhan bisa kita tipu dengan topeng kita? (Jo)


Marilah datang dengan jujur kepada Tuhan!

14 Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
15 Ia berkata: ''Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?'' Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
16 Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.
17 Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: ''Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?''
18 Jawab Yesus: ''Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku.''
19 Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah.
20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu.
21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: ''Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.''
22 Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: ''Bukan aku, ya Tuhan?''
23 Ia menjawab: ''Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.
24 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.''
25 Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: ''Bukan aku, ya Rabi?'' Kata Yesus kepadanya: ''Engkau telah mengatakannya.''